Strategi Pemerintah Daerah dalam Mengatasi Disparitas Akses Pendidikan Melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Dasar di Kota Tanjungpinang Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.61536/ambidextrous.v5i03.671Keywords:
education access disparity; local government; SPMB; elementary school; TanjungpinangAbstract
Disparities in access to elementary education in Tanjungpinang City are reflected in unequal student enrollment across schools. Schools in denser areas face capacity pressure, while SD Negeri 001 Tanjungpinang Barat experiences low enrollment. Previous studies have mainly examined zoning implementation, public perceptions, or policy impacts, but few have analyzed local government strategy after the 2025 shift to the New Student Admission System through the dimensions of goals, plans, programs, decisions, and effects. This study aims to analyze the strategy of the Tanjungpinang City Government in reducing disparities in access to elementary education through SPMB. A descriptive qualitative approach was applied. Data were collected through purposive interviews with six informants and documentation of policies, school records, and population data. Data analysis involved reduction, display, and conclusion drawing. The findings show that the government has established equity goals, planned school capacity, conducted socialization and coordination, implemented SPMB, and issued technical rules. Student distribution nevertheless remains unequal because of population distribution, family mobility, and school preferences. The findings imply that SPMB evaluation should integrate demographic data, school capacity, service quality, and public trust when designing enrollment strategies.
Downloads
References
Akin, M. A., Rahman, U., & O. S. (2026). Teknik pemilihan informan dalam penelitian kualitatif: Strategi dan implementasi. Nucl. Phys., 13(1), 104–116.
Ananda, R. (2025). Kebijakan dan permasalahan akses pendidikan dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10, 451.
Ariska Putri, D. A. (2024). Pengaruh disparitas pendidikan terhadap ketimpangan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Parahyangan Economic Development Review, 2(1), 29–46.
Aristawidya, A. E., & Santoso Agus, R. (2025). Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru, 6(6), 6.
Aulia Rahmi, M., Ilha, M., & J., S. (2025). Dampak kebijakan zonasi terhadap ketimpangan akses pendidikan dasar di Indonesia pada era digital, 10(14), 6.
Bida, O. (2021). Kebijakan desentralisasi dan disparitas pendidikan lokal di Provinsi Sulawesi Tenggara, 9(1), 50–56.
Cudai, A., & Guntur. (2019). Buku analisis kebijakan publik. Analis Kebijakan Publik, 1(1), 147.
Darya, I. G. P. (2020). Evaluasi implementasi sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Balikpapan, Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan, 20(1), 32–41.
Dunn, W. N. (1998). Pengantar analisis kebijakan publik. Gajah Mada University Press.
Handyka, M. A. (2023). Transformasi pendidikan: Strategi inovatif dalam peningkatan partisipasi sosial untuk membangun masyarakat yang inklusif dan berdaya saing. JECTH: Journal Economy, Technology, Social and Humanities, 1(1), 3–5.
Hansen, S. (2020). Investigasi teknik wawancara dalam penelitian kualitatif manajemen konstruksi. Jurnal Teknik Sipil, 27(3), 283. https://doi.org/10.5614/jts.2020.27.3.10
Harianti, L. N. S., & Sukma, L. N. (2024). Analisis kebijakan sistem zonasi untuk pemerataan pendidikan di SMAN 1 dan 2 Kota Blitar. Foundasia, 15(2), 27–37.
Indiahono, D. (2009). Kebijakan publik berbasis dynamic policy analysis. Gava Media.
Jones, C. O. (1996). Pengantar kebijakan publik (Public policy). Raja Grafindo Persada.
Kepri, H. (2023). Penutupan sekolah dasar di Kota Tanjungpinang tahun 2023, 1(1), 1–3.
Kurniawati, F. N. A. (2022). Meninjau permasalahan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia dan solusi. Academy of Education Journal, 13(1), 3–5.
Kusumanegara, S. (2010). Model dan aktor dalam kebijakan publik. Gava Media.
Miles, M., Huberman, A., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: An methods source book (3rd ed.). SAGE Publication.
Minsih, A. G. D. (2021). Persepsi masyarakat dan dampak sistem zonasi untuk jenjang sekolah dasar di Kecamatan Serengan Kota Surakarta. Profesi Pendidikan Dasar, 5(1), 20–27.
Mubin, F., & Dian. (2023). Urgensi otonomi pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 71–79.
Nila Rahmi, R. F. (2022). Implementasi perencanaan strategi dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah dasar, 1, 4–5.
Nilamsari, N. (2014). Memahami studi dokumen dalam penelitian kualitatif. Wacana, 13(2), 177–181.
Patton, M. Q. (1987). Qualitative evaluation methods. Sage Publications.
Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. (n.d.). Petunjuk teknis Sistem Penerimaan Murid Baru jenjang taman kanak-kanak, satuan pendidikan dasar dan satuan pendidikan menengah pertama Kota Tanjungpinang tahun ajaran 2025/2026. Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang.
Risna, & Lisdahlia. (2020). Analisis implementasi kebijakan zonasi dalam pemerataan pendidikan. Mappesona, 2(1), 20.
Ruhansih, D. S. (2017). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.22460/q.v1i1p1-10.497
Sabrina, D., & Ishak. (2020). Evaluasi kebijakan sistem zonasi dalam seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat sekolah menengah atas di Kota Pekanbaru. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 18(2), 92–103. https://doi.org/10.35967/jipn.v18i2.7829
Sinaga, R. W. N. C. A. (2025). Kajian teoritis: Analisis data kualitatif. Jurnal Edukatif, 3(1), 36–45.
Syakarofath, N. A., Sulaiman, A., & Irsyad, M. F. (2020). Kajian pro kontra penerapan sistem zonasi pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 115–130. https://doi.org/10.24832/jpnk.v5i2.1736
Waruwu, M. (2024). Pendekatan penelitian kualitatif: Konsep, prosedur, kelebihan dan peran di bidang pendidikan Marinu. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 200.
Winarti, N., Rahmi, K., & Charin, R. O. P. (2023). Harapan pemerataan menghadirkan kesenjangan: Analisis dampak kebijakan sistem zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Tanjungpinang. Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja, 49(2), 210–225.
Zilfa, R. (2016). Desentralisasi pendidikan: Pengelolaan pendidikan dasar oleh pemerintah daerah. JOIES: Journal of Islamic Education Studies, 1(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aditya Rizal Ramadhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












