The Role of UM Palembang Community Service Students in Preventing Worm Infections in School-Age Children as an Implementation of SDG 3 and SDG 6

Authors

  • Nur Fatimah Program Studi Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Palembang, Indonesia
  • Kirani Aulia Erly
  • M. Nur Iqbal
  • Imanundin Mahmud
  • Bagas Ismanudin
  • Amanda Salsabilla Nadia
  • Juliana Indi Mardianty
  • Sindi Nadia
  • Amalia Qurrota Aini
  • Ririn Selvia
  • Restu Wijaya
  • Deni Putra Sofah
  • Rifki Wirawijaya
  • Sunardi

DOI:

https://doi.org/10.61536/konsienti.v4i2.710

Keywords:

worm infestation, school-age children, KKN, SDG 3, SDG 6, sanitation

Abstract

The Community Service Program of Muhammadiyah University of Palembang in preventing worm infections in school-aged children aims to reduce the prevalence of worms by increasing knowledge, sanitation, and healthy living behaviors, as well as improving the environmental as an implementation of SDG 3 and SDG 6. This community service activity was carried out in Tanjung Harapan Village, Palembang Regency/City, South Sumatra, from July to August 2024 for 35 days involving 150 elementary school children, 45 parents, 12 teachers, and 15 health cadres. The implementation method includes health education through interactive counseling, handwashing demonstrations, creative learning media, empowerment of health cadres, and improvement of sanitation infrastructure. The results of the community service showed a significant increase in good knowledge from 18% to 68%, positive attitudes from 15% to 72%, handwashing practices with soap from 25% to 78%, use of footwear from 18% to 71%, and access to healthy latrines from 58% to 70%. This activity also resulted in the creation of 20 handwashing facilities and 15 trained health workers. Recommendations for future activities include conducting regular monitoring and evaluation every six months, expanding the program's scope to other villages, permanently integrating the program into the school curriculum, and increasing village budget allocations for the sustainability of sanitation and public health programs.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Acivrida Mega Charisma, Jessica Dewi Nur Aini, Chelsea Dhea Puspita, Adellia Chairunnisa, Siska Yulianda, Adrigius Neno Klau, Fitrine Ekawasti. 2025. Hubungan Perilaku Hidup Bersih Sehat Dengan Kejadian Infeksi Kecacingan Soil Transmitted Helminth Di Daerah Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu. Binawan Student Journal(BSJ) Volume 7, Nomor1. 16-24

Azis Mangara, Lismawati,Julianto. 2021. Prevalensi Dan Faktor Resikoinfeksi Soil Transmitted Helminths Pada Anaksekolah Dasar. Jurnal Keperawatan Tropis Papua. Volume 04 Nomor 02. Hlmn. 56-61

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2020). Peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat desa melalui kuliah kerja nyata. Jakarta: Kemendes PDTT.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pencegahan dan pengendalian kecacingan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM): Panduan pelaksanaan di tingkat desa. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kusuma, A., & Pratiwi, D. (2024). Model intervensi komprehensif pencegahan kecacingan berbasis sekolah dan masyarakat. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(2), 101–110.

Kusumawati, E., & Wijaya, H. (2023). Efektivitas metode edukasi interaktif terhadap perubahan perilaku hidup bersih dan sehat anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 12(3), 210–219.

Lestari, R., & Santoso, B. (2022). Pemberdayaan kader kesehatan dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 4(1), 1–9.

Mawar, Rafika, Herdiana, Andi Syintha Ida, Widarti, Muhammad Nasir. 2025. Deteksi Tingkat Infeksi Cacing Soil Transmitted Helminths (STH) Pada Ibu Hamil Yang Menetap Pada Pemukiman Kumuh Di Kota Makassar. Jurnal Media Analis Kesehatan, Volume 16 No. 1. Hlmn. 9-18

Nugroho, A., & Wijayanti, L. (2023). Hubungan pengetahuan, sikap, dan praktik (KAP) dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(2), 98–106.

Pratama, R., Handayani, D., & Putri, A. (2024). Pemanfaatan media edukasi kreatif dalam promosi kesehatan anak usia sekolah. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 19(1), 33–41.

Rahmawati, N., Widodo, A., & Hapsari, D. (2023). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap pencegahan kecacingan pada anak sekolah dasar. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(1), 45–54.

Sari, D., & Lestari, Y. (2021). Hubungan sanitasi lingkungan dan perilaku hidup bersih sehat dengan kejadian kecacingan pada anak sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 123–131.

Suryani, N., & Lestari, P. (2024). Analisis hubungan pengetahuan, sikap, dan praktik terhadap pencegahan penyakit berbasis sanitasi. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(1), 55–64.

United Nations. (2020). The sustainable development goals report 2020. New York, NY: United Nations.

United Nations Children’s Fund. (2021). Water, sanitation and hygiene (WASH) in schools. New York, NY: UNICEF.

Windi Rahmawati Nainggolan. 2022. Perilaku Buang Air Besar Sembarangan Dan Penyakit Kecacingan Pada Masyarakat Di Daerah Pesisir. JOSR: Journal of Social Research, 1(8), 902-907

World Health Organization. (2020). Preventive chemotherapy to control soil-transmitted helminth infections in at-risk population groups. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2021). Soil-transmitted helminth infections. Geneva: World Health Organization.

Windi Rahmawati Nainggolan. 2022. Perilaku Buang Air Besar Sembarangan Dan Penyakit Kecacingan Pada Masyarakat Di Daerah Pesisir. JOSR: Journal of Social Research, 1(8), 902-907

Downloads

Published

2026-10-05

How to Cite

Nur Fatimah, Kirani Aulia Erly, M. Nur Iqbal, Imanundin Mahmud, Bagas Ismanudin, Amanda Salsabilla Nadia, … Sunardi. (2026). The Role of UM Palembang Community Service Students in Preventing Worm Infections in School-Age Children as an Implementation of SDG 3 and SDG 6. Konsienti : Community Services Journal, 4(2), 204–212. https://doi.org/10.61536/konsienti.v4i2.710

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.