PETRA AKTIF: Traditional Games as an Alternative Physical Activity for Elementary School Children
DOI:
https://doi.org/10.61536/konsienti.v4i2.919Keywords:
Traditional Games, Physical Activity, Elementary School Students, Social Interaction, Local WisdomAbstract
Traditional games offer accessible opportunities for physical activity, social interaction, and the introduction of local cultural practices among elementary school children. This study aimed to describe the implementation of PETRA AKTIF, a community service program introducing traditional games as alternative physical activities for elementary school students. Employing a qualitative descriptive approach, the program involved 28 third-grade students from Public Elementary School 3 Plumbon, Karanganyar Regency, Indonesia. Four traditional games were introduced: hopscotch, jump rope, fortress, and dragon snake. Data were collected through direct observation, interviews, and activity documentation and subsequently analyzed descriptively. Student satisfaction was assessed using a five-level response scale. The findings revealed that students participated in various physical movements, including jumping, walking, running, and balancing. Group activities also demonstrated observable communication, cooperation, coordination, and adherence to game rules. Satisfaction assessments indicated that 25–27 of the 28 participants reported being satisfied or very satisfied with each game. Furthermore, the activities provided students with direct exposure to traditional games as expressions of local wisdom. These findings suggest that PETRA AKTIF provides opportunities for physical engagement, peer interaction, and cultural familiarization, although improvements in physical fitness and social skills were not directly measured.
Downloads
References
Ariyanto, A., Triansyah, A., & Gustian, U. (2020). Penggunaan permainan tradisional untuk mendorong keterampilan gerak fundamental siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 16(1), 78–91. https://doi.org/10.21831/jpji.v16i1.30785
Aulia, D., & Sudaryanti, S. (2023). Peran permainan tradisional dalam meningkatkan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4565–4574. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4056
Aulia, W., Suryansah, S., & Januarto, O. B. (2022). Pengaruh permainan tradisional terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa SMP: Literature review. Sport Science and Health, 4(1), 94–102. https://doi.org/10.17977/um062v4i12022p94-102
Baroroh, E. Z., Amalia, K., Fajrina, N., & Gentaria, W. (2025). Efektivitas permainan tradisional dalam meningkatkan interaksi sosial anak sekolah dasar: Studi eksperimental di SDN 34 Kota Pontianak. Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia, 5(1), 93–101. https://doi.org/10.52436/1.jishi.294
Fauzan, S. D., Heynoek, F. P., Fathoni, A. F., & Fitriady, G. (2024). Pemetaan status gizi dan keterampilan motorik siswa sekolah dasar negeri kelas bawah di Kecamatan Sukun Kota Malang. Sport Science and Health, 6(8), 811–825. https://doi.org/10.17977/um062v6i82024p811-825
Istifarillah, K., Riyoko, E., & Fakhrudin, A. (2022). Efektivitas penerapan permainan tradisional terhadap kemampuan interaksi sosial siswa dalam pembelajaran PJOK kelas IV SD Negeri 1 Sungai Dua. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 12372–12378. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.10462
Jalilah, S. R. (2021). Analisis dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan fisik dan perubahan perilaku pada anak sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 28–37. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.1716
Khodari, R., & Nurhidayah, S. (2025). Pemberdayaan kearifan lokal: Permainan tradisional sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara serta sarana interaksi sosial masyarakat. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 494–501. https://doi.org/10.53299/bajpm.v5i2.2029
Kurniawan, M. R. (2018). Permainan tradisional Yogyakarta sebagai sumber belajar alternatif berbasis kearifan lokal bagi pembelajaran di sekolah dasar. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 8(2), 178–188. https://doi.org/10.25273/pe.v8i2.2697
Landu, M. F., Suarni, N. K., & Margunayasa, I. G. (2024). Analisis dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan fisik dan perubahan perilaku pada anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 5(1), 107–133. https://doi.org/10.29303/goescienceed.v5i1.561
Maulida, N., & Amiruddin. (2025). Meningkatkan rasa percaya diri anak melalui permainan lompat tali. Ghulamuna: Journal of Early Childhood Education, 3(1), 38–45. https://doi.org/10.52185/ghulamuna.v3i1.543
Nevitaningrum, N., Mulyatno, C. B., & Nopembri, S. (2023). Implementasi pembelajaran pendidikan jasmani berbasis permainan tradisional dalam membentuk karakter peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 19(1). https://doi.org/10.21831/jpji.v19i1.73492
Ni'mah, R., Saputri, S. W., & Atika, A. N. (2023). Pengaruh permainan tradisional ular naga panjang terhadap kemampuan interaksi sosial anak di KB Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember tahun ajaran 2022/2023. Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 53–60. https://doi.org/10.24853/yby.7.1.53-60
Nisa, I., Pasiningsih, & Ihsan. (2023). Meningkatkan kemampuan kerjasama anak usia 5–6 tahun melalui metode bermain kooperatif ular naga tipe team games tournament. Al Athfal: Jurnal Kajian Perkembangan Anak dan Manajemen Pendidikan Usia Dini, 6(2), 61–74. https://doi.org/10.52484/al_athfal.v6i2.546
Rini, N. M., Pratiwi, I. A., & Ahsin, M. N. (2021). Dampak penggunaan gadget terhadap perilaku sosial anak usia sekolah dasar. Jurnal Educatio, 7(3), 1236–1241. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1379
Sirait, C., Saragi, D., & Ndona, Y. (2023). Permainan tradisional lompat tali untuk meningkatkan kinestetic intelegency pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Generasi Ceria Indonesia, 3(1), 212–215. https://doi.org/10.47709/geci.v1i2.3281
Sitorus, J., Saragi, D., & Ndona, Y. (2023). Implementasi permainan tradisional ular naga dalam menstimulasi kemampuan sosial kelas 1 SD Negeri 101912 Pagar Merbau. Jurnal Generasi Ceria Indonesia, 1(2), 130–136. https://doi.org/10.47709/geci.v1i2.3259
Syamsuddin, I. F., Hidayat, Y., & Carsiwan, C. (2024). Effectiveness of traditional sports games in social skills development. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 9(1), 75–81. https://doi.org/10.17509/jpjo.v9i1.68226
Tasnim, A., Damayanti, E., & Afiif, A. (2022). Development of social skills with traditional games: An experimentation with the game Mallogo. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 7(1), 23–32. https://doi.org/10.14421/jga.2022.71-03
Hanifah, L., Nasrulloh, N., & Sufyan, D. L. (2023). Sedentary behavior and lack of physical activity among children in Indonesia. Children, 10(8), 1283. https://doi.org/10.3390/children10081283
Hartinawanti, Nurdin, D. F., & Doni, L. (2026). Penyuluhan permainan tradisional sebagai revitalisasi budaya lokal di SD Negeri 2 Jayabakti. Ruang Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 11–20. https://doi.org/10.24252/rkjpm.v4i1.65943
Hutomo, L., & Kurniawan, W. R. (2025). Peran permainan tradisional sebagai media belajar pendidikan jasmani dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 228–239. https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.23723
Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2013). Aktivitas fisik pada anak. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/aktivitas-fisik-pada-anak
Lestari, I., Fahrizal, F., Amirzan, A., Hidayat, R., & Syatiri, M. (2025). Revitalisasi permainan tradisional sebagai warisan sejarah dalam mendorong aktivitas fisik anak sekolah dasar. PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat), 3(3), 955–965. https://pekatpkm.my.id/index.php/JP/article/view/678
Nasir, I. M., Suherman, A., & Supriyadi, T. (2026). Implementation of traditional games to reduce sedentary behavior of elementary school students. Journal of Physical Education Health and Sport, 13(1). https://doi.org/10.15294/jpehs.v13i1.45746
Nugraha, Y. A., Handoyo, E., & Sulistyorini, S. (2018). Traditional game on the social skill of students in the Social Science learning of elementary school. Journal of Primary Education, 7(2). https://doi.org/10.15294/jpe.v7i2.23475
Nurseskasatmata, S. E., dkk. (2024). Pemanfaatan permainan tradisional sebagai upaya peningkatan aktivitas motorik pada siswa sekolah dasar negeri. Jurnal Peduli Masyarakat, 6(4), 2025–2032. https://doi.org/10.37287/jpm.v6i4.4700
Rayhan, M. (2026). Hubungan penggunaan gadget dengan aktivitas fisik pada peserta didik kelas atas SDN Sejati Kecamatan Moyudan Kabupaten Sleman. Jurnal Pendidikan Dasar dan Aktifitas Jasmani, 5(1), 14–23. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpdaj/article/view/94986
Setiadi, F. M., Maryati, S., & Mubharokh, A. S. (2024). Analisis dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan psikologis dan keagamaan anak usia dini (TK dan SD) dalam perspektif pendidikan agama Islam. Muaddib: Islamic Education Journal, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.19109/muaddib.v7i1.24432
Rahmat Ilahi, Tunru, A. A., Pratiwi, Y. I., Mutmainah, S., & Hidayat, R. (2025). Pelatihan permainan tradisional pada peserta didik dalam upaya melestarikan budaya lokal. Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan, 1(2), 74–88. https://doi.org/10.71049/tej0tr55
World Health Organization. (2020). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. https://www.who.int/publications/i/item/9789240015128
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fakhrina Fahma, Salsabila Mar’atu Nurfatihah, Hurin Fazati Handayani, Krisna Indra Pamungkas, Muhammad Faiz Taufiqurrohman, RR. Muthia Nuriya Rachmat, Lintang Puteri Rahmadhani, Brigitta Viola Argi Krisna Dana, Meiva Salma Umul Kasanah, Sanata Ardiansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












